pajak

Pelat Kendaraan Berganti Warna Saat Bayar Pajak? Ini Alasannya!

Setiap orang yang memiliki kendaraan pasti tahu tentang pelat nomor, salah satu komponen penting di kendaraan mereka. Pelat nomor merupakan komponen yang terpasang di bagian depan dan belakang kendaraan. Pelat ini berisi rangkaian huruf dan angka sebagai identitas yang memiliki arti tersendiri.

Kapan pelat ini akan kamu dapatkan? Kamu akan mendapatkan pelat kendaraan ini dari pihak kepolisian ketika kamu membeli kendaraan tersebut. Pelat ini menjadi sangat penting karena kendaraan dapat bergerak dengan bebas ketika sudah mendapatkannya.

Belakangan ini, banyak masyarakat merasa sedikit kebingungan karena masih tidak mengetahui bahwa pelat motor kendaraan pribadi yang digunakannya akan berubah warna. Ada yang masih bingung, kan, waktu bayar pajak motor, plat nomor kendaraannya diganti menjadi warna putih hitam?

Ya, mulai bulan Juni 2022 lalu, kepolisian resmi mengganti pelat nomor kendaraan menjadi dasar putih. Namun Karena masih di masa transisi, pelat sebelumnya masih berlaku.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), penilangan dengan menggunakan bantuan kamera. Karena sifat kamera yang menyerap warna hitam, pergantian pelat ini akan meminimalisir kesalahan baca untuk nomor kendaraan bermotor.

Penerapan e-Tilang yang memanfaatkan teknologi Automatic Number-Plate Recognation ini memiliki kelemahan ketika pelat tidak diganti. Beberapa kesalahan baca yang sering terjadi adalah pembacaan angka “5” dengan huruf “S”, angka “1” dengan huruf “I”, dan kesalahan sejenis lainnya.

Takutnya kesalahan ini akan menambah masalah baru bagi pemilik kendaraan dan kepolisian ketika pemilik kendaraan harus membayar denda pelanggaran yang tidak pernah dilakukannya.

Selain itu, pergantian warna pelat kendaraan ini dilakukan untuk menambahkan teknologi baru pada pelat nomor tersebut. Radio Frequency Identification (RFID) akan ditambahkan kedalamnya untuk memuat semua informasi data kendaraan, data bukti pelanggaran, pelaksaaan parkir elektronik, dan histori kendaraan.

Kendaraan yang akan mengganti warna pelatnya adalah motor pribadi, badan hukum, badan internasional, dan PNA. Pergantian ini tentunya sudah sesuai dengan UU yang berlaku yaitu Perpol No. 7 Tahun 2021 Pasal 45 Ayat 1 (a).

Adapun pergantian warna pelat ini dilakukan ketika membeli kendaraan baru, melakukan perpanjangan STNK, masa berlaku TNKB telah habis, dan ketika melakukan perubahan nama pemilik kendaraan.

Ada lagi yang perlu kamu ketahui tentang pelat kendaraan ini? Ada, dong!

Selain pelat kendaraan berwarna hitam putih ini, terdapat empat jenis pelat kendaraan lainnya yang harus kamu tahu. Jadi, kalau lihat pelat kendaraan selain warna pelat kamu, jangan kebingungan lagi, yes.

Pelat nomor merah dengan tulisan berwarna putih, biasanya pelat ini digunakan untuk kendaraan yang masih baru atau kendaraan dinas. Jadi, kalau kamu lihat pelat ini di jalan, coba ucapkan selamat ke pengendaranya, mungkin saja dia baru membeli motor atau mobil baru. Jangan, jangan, hanya bercanda, kok.

Nah, ada kebalikannya. Pelat nomornya berwarna putih dengan tulisan merah. Ini pelat apa, ya? Kalau kamu lihat pelat seperti ini di jalan, berarti pelat kendaraannya belum selesai dibuat. Maka dari itu, kendaraan tersebut menggunakan pelat sementara.

Ada lagi, pelat berwarna kuning dengan tulisan putih. Penggemar kendaraan umum pasti hafal banget sama pelat ini. Karena, ini merupakan pelat khusus angkutan umum.

Terakhir, ada pelat nomor dengan logo bintang. Apakah berarti ini adalah kendaraan dari luang angkasa? Eh, bukan. Ini adalah pelat kendaraan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Jadi, sekarang sudah tidak bingung, kan, kenapa pelat nomor kendaraan kamu berganti warna?

Leave a comment

All fields marked with an asterisk (*) are required