penyebab hamil kosong

Penyebab Hamil Kosong dan Cara Mengetahuinya

Hamil kosong adalah suatu kondisi di mana rahim wanita hamil ternyata kosong. Hal ini berarti, tidak ada janin atau calon bayi yang ada di dalam kandungan seperti kehamilan normal pada umumnya. Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kehamilan kosong pada wanita. Kondisi tersebut terjadi karena terdapat masalah pada proses menuju kehamilan.

Di mana sel telur yang telah dibuahi oleh sperma tidak dapat berkembang, sehingga janin pun tidak bertumbuh, bahkan sama sekali tidak ada. Inilah yang kemudian menyebabkan kondisi tersebut dinamai sebagai hamil kosong atau juga disebut dengan blighted ovum. Proses yang terjadi pada kehamilan kosong sebenarnya hampir tak ada bedanya dengan kehamilan biasa. Tetapi pada perjalanannya, plasenta yang terus terbentuk dan tumbuh tidak dikutii dengan berkembangnya embrio atau calon janin.

Hamilan kosong sering disebabkan oleh adanya kelainan kromosom, yakni masalah yang dialami sejak bayi ada di dalam kandungan. Kelainan tersebut juga mengakibatkan terhambatnya perkembangan sang buah hati. Beragam hal yang menyebabkan terjadinya kelainan kromosom diantaranya adalah kualitas sperma maupun sel telur yang kurang baik. Sehingga, menyebabkan pembelahan sel yang tak sempurna. Semua hal yang terjadi mengakibatkan tubuh wanita bereaksi dan menghentikan kehamilan.

Hamil kosong juga termasuk suatu hal yang paling sering menyebabkan gagalnya kehamilan atau keguguran. Namun sangat disayangkan, hampir takĀ  ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hamil kosong. Tetapi, pada beberapa wanita biasanya akan mengalami hamil kosong sekali saja.

  • Cara Mengenali Hamil Kosong

Hamil kosong dapat terjadi di awal masa kehamilan. Bahkan, sebelum kebanyakan wanita tahu bahwa mereka tengah hamil. Wanita yang mengalami hamil kosong mungkin masih mengalami tanda-tanda kehamilan, seperti terlambat datang bulan, tes urine positif, hingga morning sickness. Hal Ini karena proses yang terjadi pada kehamilan kosong adalah sama dengan proses awal kehamilan normal. Hamil kosong juga melewati proses di mana sel telur dibuahi oleh sperma. Tetapi sayangnya, hasil pembuahan itu tak berkembang.

Terdapat banyak wanita yang mengalami hamil kosong mengira bahwa kehamilan mereka berjalan dengan normal karena tingkat hCG mereka meningkat. Plasenta pun dapat terus bertumbuh dan menopang dirinya sendiri tanpa bayi dalam waktu yang singkat dan hormon kehamilan yang terus meningkat membuat wanita percaya bahwa ia masih hamil.

Hal itulah mengapa kehamilan kosong biasanya tidak diketahui sampai hasil tes ultrasonografi menunjukkan bahwa rahim kosong. Walaupun demikian, terdapat beberapa gejala yang mungkin terjadi pada kehamilan kosong, seperti nyeri dan kram perut yang tak tertahan. Biasanya, rasa nyeri diiringi dengan keluar flek darah dari daerah kewanitaan.

Apabila tanda itu yang terjadi, kemungkinan besar ibu mengalami keguguran. Tetapi, tidak semua perdarahan yang terjadi pada masa awal kehamilan bisa jadi tanda ibu mengalami keguguran. Hamil kosong sebenarnya hanya dapat dideteksi secara pasti dengan melakukan pemeriksaan ultrasonografi atau USG. Pasalnya, sejauh ini pemeriksaan dengan metode ini termasuk yang paling akurat dalam menunjukkan hasil.

Apabila ibu ternyata dinyatakan mengalami hamil kosong, maka pastikan untuk melakukan diskusi dengan dokter kandungan terkait hal-hal selanjutnya yang harus dilakukan. Terdapat beberapa kasus yang mengharuskan ibu menjalani proses pembersihan dari dalam rahim. Terdapat dua cara yang bisa dilakukan, yakni dengan tindakan medis dengan kuretase dan mengonsumsi obat. Selanjutnya setelah mengalami semua hal tersebut, biasanya dokter akan meminta ibu untuk menunda kehamilan selanjutnya hingga 3 bulan ke depan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tubuh siap untuk kembali hamil.

Leave a comment

All fields marked with an asterisk (*) are required